SHARE NOW

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan Mengecam Aksi Penembakan Yang Berujung Tewasnya Pemimpin Redaksi Media Online Lassernewstoday. Com

MEDAN, Tvnyaburuh.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan mengecam aksi penembakan yang berujung tewasnya pemimpin redaksi media online Lassernewstoday.com, Marasalem Harahap.

Korban diduga tewas ditembak di dalam mobil oleh orang tak dikenal (OTK).

“AJI Medan mengecam aksi pembunuhan terhadap Marasalem Harahap. Apapun alasan yang melatarinya, kekerasan dan aksi main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan karena Indonesia adalah negara yang berdasarkan hukum,” katanya.

Dikenal Kritis

Liston mengakui, media yang dikelola korban dikenal kritis terkait sejumlah kasus kejahatan.

Bahkan, media milik korban juga konsisten mengawal kasus dugaan penyelewengan yang dilakukan pejabat BUMN, peredaran narkoba dan judi di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun.

Liston pun mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus itu dan menangkap pelaku.

Kasus Marasalem, kata Liston, menambah panjang daftar kekerasan yang dialami wartawan di Sumatera Utara.

“Pembunuhan Marasalem Harahap, menambah panjang daftar kekerasan terhadap jurnalis di Sumatera Utara dalam sebulan terakhir,” ujarnya.

Penjelasan Polisi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, pihaknya terus mendalami bukti dan keterangan saksi.

Polisi berharap kasus tersebut bisa segera terungkap dan pelaku ditangkap.

“Tim saat sedang bekerja, melakukan penyelidikan, dipimpin Dir Reskrimum, Kabid Labfor dan Kapolres Simalungun, mohon doanya agar segera terungkap,” ujarnya melalui aplikasi percakapan WhatsApp.

Kesaksian Warga

Aksi penembakan tersebut terjadi pada Sabtu (19/6/2021) dini hari. Saat itu korban berada di dalam mobil ketika sedang melintas di Huta 7, Pasar 3 Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun. dilansir dari kompas.com

“Kalau kata warga, adik kami ditemukan pertama kali di dalam mobil tak jauh dari rumahnya. Lokasi ditemukan dia dengan rumahnya itu berjarak 300 meter. Orang rumah sakit tadi bilang, ada luka tembak di bagian paha sebelah kiri,” ujar kakak kandung korban, Hasanudin Harahap.

“Kami minta polisi agar mengusut secara jelas penyebab adik kami ini meninggal dunia,” tambahnya.

#Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER