SHARE NOW

Depeda Unsur Buruh Se Bekasi Diskusi Upah Dengan Hakim Adhoc Asal FSPMI

BANDUNG | Tvnyaburuh.com – Bicara tentang upah sangat identik dengan tentang gajinya kelas pekerja/buruh, karena istilah atau kata upah menjadi salah satu dari beberapa istilah ketenagakerjaan yang sering di bahas dan di perbincangkan oleh kalangan pekerja/buruh dengan pengusaha dan juga pemerintah.

Upah juga merupakan urat nadinya kaum pekerja/buruh, sebab mayoritas sumber penghasilan mereka adalah hasil dari kerja kerasnya setelah bekerja di perusahaan-perusahaan, mereka jarang sekali memiliki penghasilan tambahan atau hasil dari kerja sampingan, sebab waktu mereka di prioritaskan untuk menjalankan kewajibannya sebagai pekerja/buruh.

Maka tak heran, jika penghasilan mereka relatif sangat rendah, di tambah lagi status mereka yang tidak jelas, sehingga sangat rentan sekali di Putus Hubungan Kerja (PHK) oleh pihak perusahaan. Apalagi pada situasi dan kondisi pandemi seperti saat ini yang memakan waktu cukup panjang. Maka sudah dapat dipastikan penghasilan mereka akan tidak menentu bahkan kehilangan pendapatan karena ter-PHK.

Menyikapi hal tersebut para perwakilan anggota Dewan Pengupahan unsur FSPMI dari Kabupaten/Kota se Jawa Barat, mengadakan pertemuan dengan Sugeng Prayitno (selaku mantan aktivis FSPMI) yang kini menjabat sebagai Hakim Adhoc di Pengadilan Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Bandung.

Selain Sugeng Prayitno, nampak hadir pula Sabilar Rosyad selaku Sekretaris Jenderal DPP FSPMI, perwakilan perangkat KC dan PC FSPMI Bandung Raya serta para perwakilan anggota Dewan Pengupahan dari unsur FSPMI se Jawa Barat.

Hal yang paling mendasar yang di bicarakan dalam kesempatan tersebut adalah terkait kekuatan dasar hukum dan peluang di tetapkanya upah di atas Upah Minimum Kabupaten/Kota sebagai pengganti Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK). Sebab melihat perkembangan informasi yang yang muncul dari pihak pemerintah, diindikasikan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) sangat kuat untuk di tiadakan atau sudah tidak akan berlaku lagi.

 

Drey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER