SHARE NOW

FSPMI Adukan Investasi Bodong UKK Nusa Tiga PARAS Ke Polsek Bila Hulu

Rantauprapat, Tvnyaburuh.com – Wardin Ketua Konsulat  Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Labuhanbatu, Serahkan Laporan Pengaduan tindak pidana kejahatan dugaan Penipuan dan/ atau penggelapan uang  investor di Unit Koperasi Karyawan (UKK) PT Perkebunan Nusantara- III (PTPN III) Pabrik Kelapa Sawit Aek Nabara Selatan (PARAS). Senin 19/04/2021.

Pantauan TVnya Buruh Senin ( 19/04) di Polsek Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, tampak Wardin Ketua KC FSPMI Labuhanbatu menyerahkan Laporan pengaduan tersebut kepada IPTU JH.Purba Kepala Unit  Reserse Kriminal ( Kanit Reskrim) Polsek Bilah  Hulu.

Wardin saat dikonfirmasi menjelaskan,”Upaya penyelesaian melalui hukum guna kejelasan uang para investor wajib kami lakukan, sebab penyelesaian melalui musyawarah untuk mufakat tidak mungkin dicapai, dan hari ini masuk lagi satu bukti dari korban An.Sugiat Asisten Tata Usaha (ATU) PTPN III PARAS, sehingga jumlah seluruh korban yang mengadu 14 orang, dengan jumlah kerugia Rp 800 Juta”.

Dalam laporan seluruh bukti-bukti, berupa Copy Surat Perjanjian Kontrak Kerjasama dan Kwitansi bukti tanda terima uang sudah kami lampirkan, termasuk nama- nama yang diduga sebagai pelaku”, Jelasnya.

Lanjutnya”Terkait dengan Mandasari Petugas administrasi UKK Nusa Tiga PARAS  dan suaminya Huswan Supriadi Karyawan PTPN III KANAS, yang diduga turut terlibat sebagai pelaku dan sesuai informasinya sudah melarikan diri, kita sudah berkoordinasi dengan Polsek untuk segera mencarinya “Tegas Wardin.

Terpisah IPTU JH.Purba Kanit Reskrim Polsek Bilah Hulu saat dikonfirmasi membenarkan.

” Benar kami sudah menerima Laporan Pengaduan beserta bukti-bukti   terkait kejahatan tindak pidana penipuan dan / atau penggelapan uang investor dimaksud dari KC FSPMI Labuhanbatu berbentuk Pengaduan Masyarakat (DUMAS) sesuai Surat bernomor : 40/PC-FSPMI/LB/IV/2021 tanggal 19 April 2021 dan segera menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan yang kemudian akan memanggil korban untuk dimintai keterangan” Ujarnya.

#Anto Bangun

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER