SHARE NOW

Orang Terkaya di Korsel, Ternyata Dulunya Adalah Anak Buruh Pabrik Yang Tinggal di Kawasan Termiskin Seoul

SEOUL, Tvnyaburuh.com – Kim Beom-su berhasil menjadi orang terkaya di Korea Selatan berkat saham Kakao yang melonjak dua kali lipat sepanjang tahun ini. Harta pendiri dan ketua perusahaan raksasa internet di Korea Selatan itu, bertambah sebesar Rp5,6 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp81 triliun menjadi Rp16,2 miliar dolar AS atau setara Rp234,2 triliun.

Dalam daftar orang terkaya Korea Selatan yang dirilis Forbes pada Mei lalu, Kim berada di urutan keempat. Tapi kini hartanya lebih banyak 3 miliar dolar AS atau Rp43,4 triliun dari salah satu pendiri Celltrion Seo Jung-jin, yang merupakan orang terkaya kedua di negara tersebut.

Dikutip dari Forbes, miliarder berusia 55 tahun itu mencapai kesuksesannya dengan bekerja keras dan otak cerdasnya. Dia bukan keturunan orang kaya. Dia hanya putra seorang buruh pabrik pulpen dan pelayan hotel dengan pendidikan rendah, sekolah dasar (SD).

Bahkan, Kim dibesarkan di salah satu lingkungan termiskin di Seoul. Anak ketiga dari lima bersaudara itu tinggal di apartemen satu kamar dan dibesarkan oleh neneknya karena kedua orang tuanya bekerja untuk membiayai hidup mereka.

Meski hidup dalam kemiskinan, namun Kim memiliki otak yang cerdas dan sangat bersemangat untuk maju. Dia adalah orang pertama di keluarganya yang kuliah. Kim membiayai kuliahnya sendiri dengan cara memberikan les privat. Bahkan, dia kadang melewatkan makan siang untuk menghemat uang.

Kim kuliah di bidang teknik industri di Seoul National University (SNU). Setelah itu, dia bekerja di divisi layanan teknologi informasi Samsung, lalu keluar dan mendirikan perusahaan game online Hangame pada 1998.

Pada 2000, Hangame merger dengan Naver membentuk NHN dan menjadi penguasa pasar game online di Korea Selatan. NHN pun berkembang menjadi mesin pencarian dan menjadi situs yang paling banyak dikunjungi di sana.

Pada 2005, dia pindah ke Silicon Valley untuk membangun game perusahaan di Amerika Serikat. Namun dua tahun kemudian, dia meninggalkan NHN. Pada 2007, iPhone memikatnya, membuat Kim kembali ke Korea Selatan dan mulai mengembangkan aplikasi menggunakan iPhone dan iPod Touch. dilansir dari iNews.id

Di antara aplikasi pertama yang dibuat adalah layanan seperti Twitter, produk pesan grup, dan aplikasi yang diberi nama KakaoTalk, yang memungkinkan dua orang mengobrol secara gratis.

KakaoTalk diluncurkan pada Maret 2010 karena terinspirasi WhatsApp. Aplikasi ini langsung melesat ke peringkat teratas App Store di Korea Selatan, dengan 1 juta pengguna pada September tahun itu.

Sekarang, Kakao adalah salah satu grup bisnis terbesar di Korea, selain Samsung, Hyundai, SK, dan LG. Samsung hingga LG dimiliki oleh keluarga konglomerat, yang dikenal sebagai chaebol.

Kim tak hanya dikenal sebagai orang terkaya, tapi juga sangat dermawan. Pada Maret lalu, dia menandatangani Giving Plegde, sebuah kampanye yang diluncurkan oleh Bill dan Melinda Gates serta Warren Buffett pada 2010 yang mendorong orang kaya memberikan setidaknya setengah kekayaan mereka untuk amal.

#Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER