SHARE NOW

Sedih! Upah dan THR Belum Dibayar, Buruh PLTD PT SRP di Sumbawa 4 Hari Gelar Aksi Nginap

SUMBAWA| Tvnyaburuh.com – Buruh yang tergabung dalam Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Elektronik Federasi Serikat Pekerja Metal Indinesia PT Sumber Rejeki Power (PUK SPEE FSPMI PT SRP) menggelar aksi mogok kerja nginap selama 4 hari hingga saat ini di lokasi perusahaan PLTD Boak Sumbawa. Aksi para buruh ini sudah berlangsung sejak Senin (3/5/2021).

Menurut Wawan selaku Ketua PUK SPEE FSPMI PT SRP aksi mogok kerja dan menginap ini digelar akibat dari pihak perusahaan PT SRP hingga saat ini belum membayar gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada 48 buruhnya.

“Aksi menginap ini sudah kami lakukan selama 4 hari, kami meminta PT SRP pendor dari PLTD Boak Sumbawa segera membayar hak kami yakni Upah dan THR tanpa dicicil, kami akan terus menggelar aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi” Ujar Wawan ditengah rekanya yang sedang mogok kerja. Kamis (6/5/2021)

Perusahaan PT SRP kata Wawan, sudah kerap tidak mematuhi aturan UU Ketenagakerjaan dan SE Menaker terkait THR kepada buruhnya.

“Gaji kami juga perna dibayar cicil oleh perusahaan, bahkan tahun kemaren THR kami diberikan H-1 hari raya, padahal jelas dalam Permenaker nomor 6 tahun 2016 dan SE Menaker telah menegaskan Tunjangan hari raya wajib dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum hari raya” Ungkap Wawan.

Tidak hanya itu, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, PT SRP sudah sering melakukan pembayaran upah buruh dicicil dan THR tidak tepat waktu.

Pihak buruh sebenarnya sudah mengeluhkan permasalahan ini kepada DPRD Kabupaten Sumbawa, akan tetapi hingga saat ini belum ada hasil yang memuaskan bagi buruh PT SRP.

“Kami sangat kecewa kepada pemerintah dan DPRD, karena sejauh ini dari mereka tidak ada tindakan sama sekali untuk mengupayakan agar hak kami bisa dipenuhi, padahal kami sudah berkali kali menyuratinya” ketus Wawan.

Aksi buruh PT SRP ini juga mendapat dukungan langsung dari Fauzan Mukarram Bajjuber, A.Md selaku Ketua DPW FSPMI-KSPI NTB, ia mengatakan PT SRP wajib segera menyelesaikan atau membayar hak buruhnya.

“Bahwa jika pihak perusahaan tidak mengindahkan tuntutan buruh, maka FSPMI NTB akan melakukan aksi besar-besar dengan menghimpun semua anggota kami yang tersebar di berbagai Pulau Sumbawa dan Lombok” pungkasnya.

Pantauan tim TVnya Buruh, aksi mogok kerja buruh PT SRP selama empat hari ini, mengakibatkan perusahaan lumpuh total sehingga tidak beroperasi sama sekali. Para buruh juga melakukan aksi dengan tertib dan damai. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada komfirmasi pihak perusahaan terkait aksi buruh ini.

#Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER